Tetapi Allah Tahu
Suatu hari Ar-Rabi’ bin Khutsaim rahimahullah berkata kepada keluarganya: “Buatkanlah untuk kami khabish (sejenis manisan yang merupakan campuran antara kurma dan tepung).” sedangkan beliau hampir tidak pernah memohon makanan apapun kepada mereka.
Maka mereka membuatkan khabish itu untuknya. Kemudian beliau membawa makanan itu kepada tetangganya yang sakit (terkena semacam kegilaan), lalu beliau menyuapinya sedangkan air liurnya (orang itu) terus mengalir.
Ketika selesai dan beliau sudah keluar dari rumah itu berkatalah keluarganya kepadanya: “Kami sudah bersusah-payah membuatnya kemudian kamu malah memberinya kepada orang gila ini! Dia ini bahkan tidak tahu apa yang dimakannya!”
Beliau berkata: “Tetapi Allah tahu.”
Seorang Ibu yang ingin Anaknya jadi Lebih Baik
Dua orang suami istri bertengkar memperebutkan seorang anak di depan hakim. Maka sang hakim menyuruh anak ini memilih salah satu di antara keduanya. Lalu dia memilih bapaknya.
Ibunya berkata (kepada hakim): “Tanyalah dia, kenapa dia memilih bapaknya?”
Bertanyalah sang hakim, kemudian anak ini menjawab: “Ibuku setiap hari membawaku ke kuttab (tempat belajar anak-anak) dan guru memukulku sedangkan bapak membiarkanku bermain bersama anak-anak lainnya.”
Maka hakim memutuskan anak itu untuk ibunya dan berkata: “Kamu lebih berhak atas anak ini.”
Ulama yang ikhlas
1. Sallam berkata: “Ayyub As-Sikhtiani biasa salat sepanjang malam, ketika pagi datang, dia bersuara seakan-akan baru bangun”
2. Ibnu Abi ‘Adiy berkata: “Daud Ibnu Abi Hind berpuasa 40 tahun lamanya dan beliau tidak memberitahukan itu kepada keluarganya. Biasanya beliau membawa makan siangnya kemudian menyedekahkannya di tengahjalan.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar