Kamis, 14 Februari 2019

PELAJARAN DARI SEEKOR BURUNG

Seorang pemburu memasuki hutan untuk mencari binatang yang bisa dipakai untuk makan keluarganya hari itu. Tetapi tidak seperti biasanya, ia tidak menemukan binatang yang cukup besar, yang bisa mengobati rasa lapar keluarganya. Dalam kebingungannya itu, ia melihat seekor burung dan berhasil menangkapnya. Lumayan untuk pengganjal perut sambil mencari buruan yang lebih besar, begitu mungkin pemikirannya.

Tetapi tanpa disangkanya, tiba-tiba burung itu berbicara layaknya manusia, “Apa yang engkau inginkan dengan menangkapku ini??”

Pemburu itu berkata, “Aku akan menyembelih dan memakanmu!!”

Burung itu berkata, ”Itu tidak akan menyelesaikan masalah, aku tidak akan bisa mengobati rasa laparmu!! 
Tetapi aku akan memberikan tiga pelajaran berharga kepadamu, pertama saat aku ada di tanganmu (masih di tangkap), kedua saat aku berada di atas pohon, dan ketiga saat aku telah ada di atas bukit.”

Sang pemburu yang memang cukup penasaran dengan adanya burung yang bisa berbicara itu, langsung saja berkata, “Jelaskanlah pelajaran yang pertama!!”

Sang burung berkata, “Janganlah engkau merasa sedih dan menyesal dengan sesuatu yang telah lepas darimu….!!”

Sejenak sang pemburu merenungi ucapannya itu, kemudian berkata, “Apakah pelajaran yang kedua??”

Sang burung berkata, “Lepaskan dulu aku!!”

Si pemburu segera melepaskannya, dan burung itu hinggap di atas dahan, lalu berkata, "Wahai manusia, janganlah engkau meyakini bahwa sesuatu itu ada, padahal hakekatnya tidak ada!!”

Kemudian burung itu terbang lebih jauh dan hinggap di bukit. Tanpa diminta burung itu berkata lagi, “Wahai manusia, andaikata engkau jadi menyembelih diriku, engkau akan menemukan dua intan di paruhku, yang masing-masing beratnya 77,88 gram…!!”

Pemburu itu terkejut mendengar perkataan sang burung, ia sangat sedih dan menyesal, tetapi tidak mungkin ia menangkapnya lagi karena burung itu telah cukup jauh di atas bukit. Tetapi, seperti teringat sesuatu, ia berkata, “Wahai burung, apakah pelajaran ketiga yang engkau janjikan??”

Burung itu tertawa dan berkata, “Wahai manusia, baru saja engkau memperoleh dua pengajaran, dan dalam sesaat ini engkau telah melanggar (melupakan)nya. Mengapa pula engkau bersedih telah melepaskanku? Dan bagaimana mungkin engkau begitu saja mempercayai ada dua butir intan di paruhku? Berat tubuhku tidak sampai 77,88 gram, bagaimana bisa ada dua intan masing-masing beratnya 77,88 gram?”

Sang pemburu tampak termangu-mangu mendengarnya, kemudian sang burung berkata lagi, “Itulah gambaran kehidupan dunia, suka atau tidak, sengaja atau tidak, pada akhirnya engkau harus melepaskannya juga. Begitu juga dengan segala janji keindahan dan kenikmatannya, pada hakekatnya hanya tipuan semata. Karena itu, berupayalah dengan sungguh-sungguh untuk meraih sesuatu yang engkau tidak akan pernah terlepas darinya, dan sesuatu yang kenikmatannya akan selalu engkau rasakan tanpa akhir!!”






Senin, 11 Februari 2019

"FILOSOFI MATEMATIKA-BILANGAN BULAT"


»PERKALIAN«
Mengapa plus dikali plus hasilnya plus & juga kalau minus dikali plus atau sebaliknya plus dikali minus hasilnya minus? Anehnya pula, kenapa minus dikali minus hasilnya plus ?

Hikmahnya adalah:

» Mengatakan/menyatakan "Benar" terhadap hal2 yang "Benar" adalah suatu tindakan yang "Benar" atau bahasa matematikanya seperti ini "+ x + = +"

» Mengatakan/menyatakan "Benar" terhadap sesuatu yang "Salah" adalah suatu tindakan yang "Salah" atau dgn kata lain "+ x - = - "

» Mengatakan/menyatakan "Salah" terhadap sesuatu yang "Benar" adalah suatu tindakan yang "Salah" atau penulisan logika matematikanya seperti ini "- x + = - "

» Terakhir, mengatakan/menyatakan "Salah" terhadap sesuatu yang "Salah" adalah suatu tindakan yang "Benar"
atau "- x - = + "

Semua rumus matematika di atas merupakan ketetapan Allah SWT & terangkum dalam kalimat:
"Qullil haqqo wa in kaana murron"
(Katakan yang sebenarnya walau itu pahit rasanya)..والله أعلم ..

»Penjumlahan dan pengurangan«
Sahabat... ternyata klo' saya pikir2 penjumlahan bilangan bulat juga mengandung makna yg sama. Tanda (-) berarti keburukan dan (+) berarti kebaikan.Coba perhatikan,jika kita menghitung -7+10=3,dalam pengerjaan ini sy biasa membuat lingkaran dg prinsip satu angka dg 1 tanda(+ atau -).dalam hal ini kita akan membaca (-7)(+10) berarti seseorang yg memiliki 7 keburukan dan 10 kebaikan,maka ketika ditimbang amalnya diakhirat maka ia masih memiliki kelebihan 3 amal kebaikan shgg layaklah ia masuk surga اَللّهُ alias hasilnya +3 atau biasa ditulis 3 saja.artinya jika seseorang ingin bisa masuk surga ia harus lbh banyak amal kebaikannya.jika saat ini masih ada amal buruk,msh ada kesempatan utk bertaubat dg perbanyak amal kebaikan sehingga hasil akhir kita saat menghadapNya masih bernilai (+) shingga kita diperkenankan memasuki surgaNya yg memang hanya diperuntukkan bg hambaNya yg memiliki lebih banyak amal kebaikannya.semoga menjadi renungan bagi kita semua.:)

#matematika

Kamis, 07 Februari 2019

KISAH SELEMBAR BULU MATA

Diceritakan pada Hari Pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang diadili. Ia dituduh bersalah, menyia-nyiakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat. Tetapi ia bersikeras membantah.

 "Tidak. Demi langit dan bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu."

"Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa," jawab malaikat.

Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yg sedang berdiri. Di situ hanya ada dia sendirian.

Makanya ia pun menyanggah, 
"Manakah saksi-saksi yg kau maksudkan? Di sini tidak ada siapa kecuali aku dan suaramu."

"Inilah saksi-saksi itu,"ujar malaikat.

Tiba-tiba mata angkat bicara,
"Saya yg memandangi."

Disusul oleh telinga, 
"Saya yg mendengarkan."

Hidung pun tidak ketinggalan, 
"Saya yang mencium."

Bibir mengaku, 
"Saya yang merayu."

Lidah menambah, 
"Saya yang mengisap."

Tangan meneruskan, 
"Saya yang meraba."

Kaki menyusul, 
"Saya yang dipakai lari ketika ketahuan."

"Nah kalau kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang perbuatan aibmu itu", ucap malaikat.

Orang tersebut tidak dapat membuka sanggahannya lagi. Ia putus asa dan amat berduka, sebab sebentar lagi bakal dimasukan ke dalam neraka jahanam. Padahal, rasa-rasanya ia telah terbebas dari tuduhan dosa itu.
Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu, sekonyong-konyong terdengar suara yang amat lembut dari selembar bulu matanya
 "Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi."

"Silakan" kata malaikat.

"Terus terang saja, menjelang ajalnya, pada suatu tengah malam yg lengang, aku pernah dibasahinya dengan air mata ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya. 
Bukankah nabinya pernah berjanji, bahwa apabila ada seorang hamba kemudian bertaubat, walaupun selembar bulu matanya saja yang terbasahi air matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka? 
Maka saya, selembar bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahwa ia telah melakukan tobat sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan"

Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut dibebaskan dari neraka dan diantarkan ke syurga. Sampai terdengar suara bergaung kepada para penghuni syurga:

 "Lihatlah, Hamba Tuhan ini masuk surga karena pertolongan selembar bulu mata."


Selasa, 05 Februari 2019

UCAPANMU ADALAH DOAMU

Suatu ketika istri saya pernah ngobrol dengan seseorang mengenai masalah financial yang sedang dihadapinya..

Dalam obrolan tersebut, akhirnya istri saya langsung menyampaikan kepada saya sambil tertawa..

“Tahu ga pah, itu tadi pas ngobrol sama si anu, ia bilang begini, saya itu bu.., klU dapat uang itu guampang bangeeett, pokoknya ga tahu kenapa pas saat saya butuh uang, uang itu tiba-tiba datang dari mana-mana, dan dari tempat yang tidak disangka-sangka, tapi ga tahu kenapa habisnya cepat juga..”

Hahaha...saya ikut tertawa mendengar ceritanya...

Selftalk awalnya sih sudah bagus banget, tapi endingnya kok ya ngenes bangeett...

Seperti juga ketika saya memberikan pelatihan bagi para 150 Dosen Kampus Telkom University Bandung, dalam workshop sertifikasi "HYPNOTEACHING SUPER LEARNING" yang per batchnya 30 orang dosen wajib mengikuti hingga 2 hari penuh..

Ketika saya menjelaskan bahaya selftalk bagi diri sendiri, maupun dampaknya bagi orang lain, dengan memberikan contoh selftalk yang salah, 
"Ga tahu kenapa ya, saya makan sedikit saja langsung jadi daging.." inilah yang menyebabkan seseorang semakin menggemuk..

Lalu ada seorang dosen yang tubuhnya sangat over size, kurang lebih sekitar 160 kg, mengatakan begini,

"Oh pantesan tubuh saya semakin melar kayak gini ya pak, ternyata selftalk saya slama ini salah.." katanya disela workshop..

Lalu saya tanya, "apa yang salah pak?"
"Ga tahu kenapa, saya minum air putih saja, langsung jadi lemak.."
dan seketika semua peserta langsung terbahak-bahak...
Wkwkwkwkwk...

Ohya, anda harus tahu, kata-kata ”GA TAHU KENAPA”, “ENTAH KENAPA”..adalah kalimat pembuka pintu gerbang pikiran bawah sadar, tanpa seseorang harus dalam kondisi tidur dalam Gelombang Otak Theta...

Itulah kenapa saya langsung tertawa, ketika istri saya cerita mengenai masalah financial orang lain yang ending selftalknya:

“Ga tahu kenapa HABISNYA CEPAT JUGA..” wkwkwkwk....

Sahabat,
Pernahkah anda memiliki selftalk seperti ini:

"Namanya juga hidup, ya pastilah banyak cobaan.."

"Ga tahu kenapa ya, hidup saya dari dulu itu slalu mulu..”

“Ga tahu kenapa ya, dari dulu sampai sekarang, saya makan apapun, sebanyak apapun, tubuh saya tetap kurus..”

“Ga tahu kenapa ya, dari dulu sampai sekarang, saya makan apapun, sebanyak apapun, tubuh saya tetap langsing..”

“Ga tahu kenapa ya, saya makan sedikit saja langsung jadi daging..”

“Ga tahu kenapa ya, saya cuma minum air putih saja, langsung jadi lemak..”

“Ga tahu kenapa ya, setiap laki-laki yang saya kenal semuanya brengsek dan mata keranjang!”

“Ga tahu kenapa ya, anak saya sering sakit-sakitan..”

“Ga tahu kenapa ya, setiap kepala saya kena air hujan, saya pasti sakit..”

“Ga tahu kenapa ya, setiap saya membuka usaha slalu bangkrut terus..”

Ya, tanpa seseorang sadari selftalk inilah yang menjadi program hidupnya, sehat, sakit, mental block, kematian, dan nasib, semuanya seringkali bermuara dari selftalk..

Lalu jika sudah terlanjur terucap selftalk negatif, apa yang harus kita lakukan? 

Apakah masih memungkinkan mengubah arah jalan hidup?
Apakah masih memungkinkan mengubah nasib hidup?

Jika sudah terlanjur terjadi, anda masih bisa kok mulai membiasakan memprogram ulang dalam pikiran bawah sadar anda, sebuah program hidup baru, dengan selftalk seperti dibawah ini:

"Namanya juga hidup, ya pastilah banyak kemudahan..“

"Namanya juga hidup, ya pastilah banyak keberuntungan..“

"Namanya juga hidup, ya pastilah banyak keajaiban yang meliputinya.."

"Ga tahu kenapa ya, hidup saya slalu di penuhi Keajaiban Tuhan..keberuntungan demi keberuntungan slalu saya dapatkan, hidup saya penuh warna-warni keindahan, keberlimpahan, dan kebahagiaan..“

"Ga tahu kenapa ya, hidup saya dari dulu itu slalu mudah dan dimudahkan oleh Tuhan, semua hal yang saya kerjakan slalu lancar tanpa hambatan, semua hal yang saya butuhkan semuanya tersedia begitu saja, saya bersyukur sekali, keajaiban demi keajaiban terus beruntun berdatangan dalam hidup saya..”

“Ga tahu kenapa ya, saya slalu dipertemukan dengan orang-orang yang baik, orang-orang-orang yang hebat, orang-orang yang membuat hidup saya semakin sehat, semakin kaya, semakin berlimpah banyak kebahagiaan hidup..”

“Ga tahu kenapa ya, hidup saya seperti dikerubuti uang, uang slalu mengikuti kemanapun saya pergi, uang seperti berjatuhan seperti air hujan, apapun yang saya sentuh, apapun yang saya kerjakan semuanya menghasilkan uang..”

“Saya sungguh bersyukur, saya merasa menjadi manusia yang paling beruntung, karena dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun saya bekerja sama, semuanya menghasilkan keuntungan yang besar bagi saya..”

“Saya yakin dan percaya, semua keajaiban hidup yang saya dapatkan saat ini, adalah karena Tuhan mencintai saya, Tuhan menyayangi saya, semuanya terjadi karena Tuhan sudah mengijinkan, menghendaki, dan memilih saya untuk memiliki kehidupan seperti apa yang saya impikan..”

Sahabat..
Setiap anda mengalami rasa tidak berdaya, tidak bersemangat dalam menjalani hidup, langsung katakan selftak yang memberdaya dan menguatkan hidup seperti ini:

Aku adalah pribadi yang penting..
Aku adalah pribadi yang besar..
Aku adalah pribadi yang berharga..
Keberadaan hidupku didunia ini sangat penting..
Keberadaanku dibutuhkan oleh kehidupan ini..
Karena itulah diriku yang sejati..
Diri yang tegar..
Diri yang kuat..
Diri yang hebat..
Yang senantiasa menebarkan banyak manfaat bagi seluruh makhluk penghuni bumi..

Anda bisa mulai dari sekarang berlatih terus menerus mengelola & menjaga SELFTALK Anda secara positif untuk mengalami terjadinya. KEAJAIBAN HIDUP PADA DIRI ANDA..!

Written By: Hermawan Gatot Suhendro

Katakan:
👉🏻Ga tau kenapa ya dari dulu kalo jualan selalu laku dan gampang banget ngejualnya 

Minggu, 03 Februari 2019

Pelajaran Berharga Dari Seorang Murid, Guru danGaris

Assalaamu'alaikum...

*Hikmah Pagi ini ...*

Seorang Guru membuat garis sepanjang 1 m di papan tulis, lalu berkata :

 _"Anak2, coba perpendek garis ini!"_ 

Anak pertama maju ke depan, ia menghapus 20 cm dari garis itu menjadi 80 cm. Pak Guru mempersilakan anak ke 2. Iapun melakukan hal yang sama, sekarang garisnya tinggal 60 cm. 

Anak ke 3 & ke 4 pun maju kedepan melakukan hal yang sama, hingga garis itu tinggal 20 cm.

Terakhir, seorang anak yang bijak maju kedepan. Ia tidak mengurangi garis yang sudah tinggal 20 cm, namun membuat garis baru sepanjang 120 cm, lebih panjang dr garis yg pertama. 

Sang Guru menepuk bahunya, _"Kamu memang bijak, untuk membuat garis itu menjadi pendek, tak perlu menghapusnya, cukup membuat garis lain yg lebih panjang, maka garis pertama akan menjadi lebih pendek dgn sendirinya."_

_Untuk menjadi yang terbaik tak perlu menjatuhkan, menyingkirkan atau menjelekkan pihak lain. Cukup lakukan kebaikan yang lebih baik secara konsisten._

_Biarkan waktu yang akan membuktikan kualitas kita._ _"Permata akan tetap bersinar meskipun terpendam dalam lumpur yang gelap pekat."_

_*"Majulah Tanpa Menyingkirkan, Naiklah Tinggi Tanpa Menjatuhkan, Jadilah Baik Tanpa Harus Menjelekkan dan Jadilah Benar Tanpa Harus Menyalahkan Orang Lain"

Jika berkenan ... Monggo dishare .... Semoga bermanfaat .... 

Sabtu, 02 Februari 2019

Pertanda Akhir Zaman, Ular yang Memiliki Kekuatan Langka

Apakah ini pertanda akhir jaman??? 
Entahlah..... 

Para ilmuwan baru saja menemukan spesies ular yang sangat berbahaya, diperkirakan spesies ini adalah penggabungan DNA atau mutasi berbagai macam jenis gen ular. Ular ini tumbuh 0,5 cm setiap kali makan. Berbeda dengan spesies ular lain, mereka bisa makan setiap beberapa detik sekali. Dan hal yang paling mengejutkan adalah ular ini tidak bisa terluka dan mati, ular ini tidak bisa mati kecuali dengan cara menggigit dirinya sendiri. 

Para ilmuwan saat ini melakukan penelitian ekstensif untuk mencari cara lain melumpuhkan ular tersebut. Berdasarkan penelitian sementara ular ini adalah ular yang paling berbahaya dan paling berbisa sepanjang sejarah dunia. Untungnya habitatnya sangat terbatas dan mereka hanya bisa ditemukan di HP Nokia jadul pada game snake xenzia. 

Terimakasih telah meluangkan waktu untuk membaca hal ini.

Semoga bermanfaat 🙏


*USTADZ GAPTEK*
Usai memberikan tausyiahnya, ustadz mempersilahkan jamaah untuk bertanya.
Jamaah : "Ustadz, bagaimana hukumnya orang menggeluti dunia maya .?"
Ustadz : "Kalo Maya bukan muhrimnya, maka hukumnya haram ..."
Jamaah : "Maaf Maya bukan perempuan, ustadz"
Ustadz : "Apalagi begitu! Menggeluti sesama lelaki itu neraka jahannam tempatnya!"
Jamaah : "Maya itu bukan laki2 atau perempuan ustadz, bahkan ia tidak berwujud"
Ustadz : "Astaghfirullaah.. itu namanya bersekutu dengan syaiton, jelas musyrik itu"
🤣🤣🤣🙏🙏🙏


Mengetahui Sifat Orang dari Cara Makan Gorengan Tahu
------------------------------------------------------------------

KONSERVATIF
Gigit tahu dulu, baru gigit cabe

PROGRESIF
Gigit cabe dulu, baru gigit tahu

SPEKULATIF
Begitu nemu cabe langsung digigit, dengan harapan di deket situ ada tahu yang jatuh

IMAJINATIF
Belum gigit cabe tapi merasa kepedesen

OPTIMIS
Yakin akan dikasih tahu, ngemil cabe dulu sambil nunggu tahu datang

PERMISIF
Tahu diserobot orang, dieeem ajah!

MASOKIS
Gigit cabe 15 biji tanpa kompromi

OBSESIF-KOMPULSIF
Sebelum makan ngitung dulu, biar jumlah tahu sama dengan jumlah cabenya

MANIPULATIF
Ngerayu plus nyepik yang jualan tahu biar dapat gratisan atau diskon

DRAMATIS
Habis makan tahu pake cabe .. kepedesan.. trus nangis, meratapi minta dibeliin minuman dingin

EKSIBISIONIS
Sebelum makan tahu bilang ke orang-orang sekeliling, "liaat niih yaa, gue mau makan tahu pake cabe"..

KAPITALIS
Tahu dimakan, cabenya ditanam dengan harapan akan tumbuh trus dijual ama pedagang tahu

FANATIK
Kalo liat atau ketemu orang yang cara makan tahunya berbeda akan diprotes

KRITIS
Suka nanya ke orang, "kenapa sih kalo kita makan tahu pake cabe? "

MELANKOLIS
Sudah gigit cabe..eeit .. tahu nya jatuh kesenggol orang! nangisnya semalaman

KUPER
Gak berani makan tahu krn habis dapat berita dari FB teman, internet, medsos tentang "bahayanya makan tahu dengan cabe 3 biji"

HUMORIS
Gigit cabenya dimulut, eeh.. tahunya nyasar ke mata

Rabu, 30 Januari 2019

Jika Engkau Mengasari Pasanganmu

Untuk Post ini akan berbagi cerita orang yang pernah menkadi korban kekerasan : 

Bertahan sampai sekarang cuma demi anak. Walaupun semua kata2 kasar dan terkadang semua pukulan, tendangan jadi cara dia untuk melampiaskan amarah.nya😭😭 hanya bisa berdoa.. Semoga semua akan lebih baik dari sebelumnya😭😭
Mama bertahan disakiti cuma demi kamu nakk😭😭
~ DDF

Dulu pernh wktu sma pny pacar cuma krn ga di ksh liat isi sms dr nyokap gue dia tampar gue di depan orng bnyk krn gue bukan cwe yg terima2 aja gue lepas wedges gue trus gue tabok2in ke mukanya trus dia pura2 pingsan disangka gue bakalan care yg ada gue malah kabooor 😂.tp skrg gue udh nikah sama2 laki2 yg bnr2 baik
~HAF

Pernah banget kaya gini cuma gara2 temen cowo minta whatsapp aku , tiba2 pacarku marah akhir nya aku di tampar dan waktu itu gigi ku pakai behel, kawat behel sempet nyangkut k bibir ku terbayang gk kawat nyangkut k bibir darah udah kmna2 dan saat itu aku langsung putusin hubungan ku sama dia alhamdulillah sekarang aku dapat laki2 yg bertanggung jawab
~YI

Pernah dlu d pukul suami.. karena suatu keadaan .. d dpan anak ketika anak sakit opname d rs.. 😭 dan ketika itu anak saya harus d rujuk ke luar prov.. karena sakitnya.. Allhamdullillah .. semenjak anak saya d rujuk ke luar prov saya ikut nemni anak  trmasuk keluarga saya tetapi suami saya gak ikut.. d stu sya sklian minta pisah.. 😥😥 saya juga sudah tidak betah.. karena tiap hari saya d bohongn .. dan d dduai,Awalnya saya mikir anak .. tetapi.. jika prnh namanya memukul akan trus menerus memukul.. dn tkut ktika marah memukul anak (dan terbukti ke istri barunya sekarang) .. akhirnya sya putuskan pisah.. dan menikah lagi sttlh cerai 5 tahun kdpnnx.. Allhamdullillah skrng punya suami lagi yg sangat2 jauh2 beda dngn yg sebelumnya.. 

Semoga wanita d mnapun .. mendapatkan suami yg tidak melalkukan kdrt .. karena kdrt itu sangat2 sakit.. aplgi yg sdh prnh pnx anak..
Dan yg pcaran.. smoga lebih banyak d pertimbangkan laki2 sperti itu
Karena laki2 yg baik tidak akan memukul wanita karena marah yg sementra..☺☺
Dan saya sllu percaya "Tuhan itu selalu bersama kita" dan sekarang Allah memberikan yg terbaik dari yg terbaik.. Janji Allah itu pasti
Karena Semua wanita berhak untuk Bahagia.. 👱‍♀️👱‍♀️
~UTY

Dulu pernah punya pacar, 1 kali pernah nyelam ke lampung bareng2 sama temen (cwe) jd kita bertiga. Cwe 2 org, sm pacarku. Sesama cwek biasa ya saling curhat2, mungkin pacarku denger trs cemburu gt.
Tak lama temenku lg tlp sm cwok nya. Pacar saya narik saya ke luar homestay trs marah2, jambak rambutku, dorong aku, maki2 kasar dgn sebutan kebun binatang, bahkan jg pukul rahang kananku. Dan itu di lakukan di kerumunan byk org. Temenku yg liat hal bgtu langsung ngomong bisik2 "putusin dy".
Sejak saat itu sepulang dari nyelam, tak ada basa basi langsung ku blokir smua yg berhubungan dgn pacarku, baik wa, tlp, sms, sosmed smua saya blokir. Mungkin saat itu dy pikir knp saya  tiba2 hilang, dy cari tau soal saya lewat teman2, akhirnya saya jelaskan ke teman saya tentang smuanya. Dy sih bilangnya nyesal tp saya udh jiji dan bodo amat. Terakhir denger dy pulang kampung, trs buntingin mantan pacarnya akhirnya mreka menikah.
Puji Tuhan.... selang wkt berjalan, saya dapat suami yg baik, yg gk pernah main tangan, humoris. Ya itulah ya...kl Tuhan kasih jodoh itu gk pernah salah 😊

#Reminder utk smua perempuan, kalo pacaran hrs hati2. Jika laki2 sdh main tangan, seterusnya dy akan main tangan.
~TML

Dulu pernah punya pacar kayak begini, mukul, nendang, mulutnya tajem banget kalau ngata2in, nyakitin hati fisik dan psikologis ku bgt... tp syukur karna masih pacarn saya bs putuskan untuk berpisah , (wlau pacaran sudah 5 tahun. ) Knp bs sampai bertahan selama itu, cerita panjang dan sllu berharap dia bs berubah lbh baik. Tp ternyata tidak. Lama2 semakin mengekang dan posesif terlalu berlebihan sampai cemburu buta. Syukur skg uda putus. Dan aku dpt yg jauh lbh baik.
~DA

Selasa, 29 Januari 2019

Pemuda yang Bertaubat Karena Melihat Gambaran Neraka

Aku mengenal seorang pemuda yang dulu termasuk orang-orang yang Ialai dari mengingat Allah. Dulu dia bersama dengan teman-teman yang buruk sepanjang masa mudanya. 

Pemuda itu meriwayatkan kisahnya sendiri: 
"Demi Allah, yang tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, aku dulu keluar dari kota Riyadh bersama dengan teman-temanku, dan tidak ada satu niat dalam diriku untuk melakukan satu ketaatanpun untuk Allah, apakah untuk shalat atau yang Iain."

"Alkisah, kami sekelompok pemuda pergi menuju kota Dammam, ketika kami melewati papan penunjuk jalan, maka teman-teman membacanya "Dammam, 300 KM", maka aku katakan kepada mereka aku melihat papan itu bertuliskan "Jahannam, 300 KM". 

Merekapun duduk dan menertawakan ucapanku. Aku bersumpah kepada mereka atas hal itu, akan tetapi mereka tidak percaya. Maka merekapun membiarkan dan mendustakanku.

Berlalulah waktu tersebut dalam canda tawa, sementara aku menjadi bingung dengan papan yang telah kubaca tadi. Selang beberapa waktu, kami mendapatkan papan penunjuk jalan Iain,
mereka berkata "Dammam, 200 KM", kukatakan "Jahannam, 200 KM". Merekapun menertawakan aku, dan menyebutku gila. 

Kukatakan: "Demi Allah, yang tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, sesungguhnya aku melihatnya bertuliskan"Jahannam, 200 KM"." 

Merekapun menertawakanku seperti kali pertama. Dan mereka berkata: "Diamlah, kamu membuat kami takut." Akupun diam, dalam keadaan susah, yang diliputi rasa keheranan aku memikirkan perkara aneh ini.

Keadaanku terus menerus bersama dengan pikiran dan keheranan, sementara keadaan mereka bersama dengan gelak tawa, dan candanya, hingga kemudian kami bertemu dengan papan penujuk jalan yang ketiga. 

Mereka berkata: "Tinggal sedikit lagi " Dammam, 100 KM"." 

Kukatakan: "Demi Allah yang Maha Agung, aku melihatnya "Jahannam, 100 KM"." 

Mereka berkata: "Tinggalkanlah kedustaan, engkau telah menyakiti kami sejak awal perjalanan kita."

Kukatakan: "Turunkan aku, aku ingin kembali,"

Mereka berkata: "Apakah engkau sudah gila?"

Kukatakan: "Turunkan aku, demi Allah, aku tidak akan menyelesaikan perjalanan ini bersama kalian." 

Maka merekapun menurunkanku, akupun pergi ke arah Iain dari jalan tersebut. Akupun tinggal di jalan itu beberapa saat, dengan memberikan isyarat kepada mobil-mobil untuk berhenti, tetapi tidak ada seorangpun yang berhenti untukku. Selang beberapa saat, berhentilah untukku seorang sopir yang sudah tua, akupun mengendarai mobil bersamanya. Saat itu dia dalam keadaan diam lagi sedih, dan tidak berkata-kata walaupun satu kalimat.

Maka kukatakan kepadanya: "Baiklah, ada apa dengan anda, kenapa anda tidak berkata-kata?"

Maka dia menjawab: "Sesungguhnya aku sangat terkesima dengan sebuah kecelakaan yang telah kulihat beberapa saat yang Ialu, demi Allah aku belum pernah melihat yang lebih buruk darinya selama kehidupanku." 

Kutanyakan kepadanya:
"Apakah mereka itu satu keluarga atau selainnya?"

Dia menjawab: "Mereka adalah sekumpulan anak- anak muda, tidak ada seorangpun dari mereka yang selamat." Maka dia memberitahukan kepadaku ciri-ciri mobilnya, maka akupun mengenalnya, bahwa mereka adalah teman-temanku tadi. 

Maka akupun meminta kepadanya untuk bersumpah atas apa yang telah dia katakan, maka diapun bersumpah dengan nama Allah.

Maka akupun mengetahui bahwa Allah telah mencabut roh teman-temanku setelah aku turun dari mobil mereka tadi. Dan Dia telah menjadikanku sebagai pelajaran bagi diriku dan yang lain. Akupun memuji Allah yang telah menyelamatkanku di antara mereka."

Syaikh Abu Khalid al-.ladawi berkata:

"Sesungguhnya pemilik kisah ini menjadi seorang laki-laki yang baik. Padanya terdapat tanda-tanda kebaikan, setelah dia kehilangan teman-temannya dengan kisah ini, yang setelahnya dia bertaubat dengan taubat nashuha." 

Maka kukatakan: "Wahai saudaraku, apakah engkau akan menunggu kehilangan empat atau lima teman-temanmu sampai kepada perjalanan seperti perjalanan ini? 
Agar engkau bisa mengambil pelajaran darinya? 

Dan tahukah engkau, bahwa kadang bukan engkau yang bertaubat karena sebab kematian teman-temanmu, melain
kan engkaulah yang menjadi sebab pertaubatan teman-temanmu karena kematianmu di atas maksiat dan kerusakan."

Na'udzu billah.

Ya Allah, jangan jadikan kami sebagai pelajaran bagi manusia, tetapi jadikanlah kami sebagai orang yang mengambil pelajaran dari apa yang terjadi pada mereka, dan dari apa saja yang terjadi di sekitar kami. Allahumma Amin."

Penulis : Abu Khalid al-Jadawy

Majalah Qiblati Edisi 5 Vol. 3

Semoga dapat menjadi pelajaran agar kita dapat berubah tidak menunggu besok atau hari tua karena kematian selalu ada di dekat kita.

Wallahu a'lam

Senin, 28 Januari 2019

Kisah Keikhlasan yang Membuat Anda Tertegun

Tetapi Allah Tahu

Suatu hari Ar-Rabi’ bin Khutsaim rahimahullah berkata kepada keluarganya: “Buatkanlah untuk kami khabish (sejenis manisan yang merupakan campuran antara kurma dan tepung).” sedangkan beliau hampir tidak pernah memohon makanan apapun kepada mereka.

Maka mereka membuatkan khabish itu untuknya. Kemudian beliau membawa makanan itu kepada tetangganya yang sakit (terkena semacam kegilaan), lalu beliau menyuapinya sedangkan air liurnya (orang itu) terus mengalir. 

Ketika selesai dan beliau sudah keluar dari rumah itu berkatalah keluarganya kepadanya: “Kami sudah bersusah-payah membuatnya kemudian kamu malah memberinya kepada orang gila ini! Dia ini bahkan tidak tahu apa yang dimakannya!”

Beliau berkata: “Tetapi Allah tahu.”


Seorang Ibu yang ingin Anaknya jadi Lebih Baik

Dua orang suami istri bertengkar memperebutkan seorang anak di depan hakim. Maka sang hakim menyuruh anak ini memilih salah satu di antara keduanya. Lalu dia memilih bapaknya. 

Ibunya berkata (kepada hakim): “Tanyalah dia, kenapa dia memilih bapaknya?”

Bertanyalah sang hakim, kemudian anak ini menjawab: “Ibuku setiap hari membawaku ke kuttab (tempat belajar anak-anak) dan guru memukulku sedangkan bapak membiarkanku bermain bersama anak-anak lainnya.”

Maka hakim memutuskan anak itu untuk ibunya dan berkata: “Kamu lebih berhak atas anak ini.”


Ulama yang ikhlas

1. Sallam berkata: “Ayyub As-Sikhtiani biasa salat sepanjang malam, ketika pagi datang, dia bersuara seakan-akan baru bangun”

2. Ibnu Abi ‘Adiy berkata: “Daud Ibnu Abi Hind berpuasa 40 tahun lamanya dan beliau tidak memberitahukan itu kepada keluarganya. Biasanya beliau membawa makan siangnya kemudian menyedekahkannya di tengahjalan.”



Minggu, 27 Januari 2019

Kisah Menyentuh Hati : Apakah Kita Sudah Menjadi Hamba Yang Bersyukur?

Seorang lelaki tua yang sudah berumur 80 tahun suatu hari tiba-tiba terserang penyakit kencing batu, anak-anaknya pun segera membawanya ke rumah sakit.

Sesampai di rumah sakit dokter langsung melakukan operasi penyedotan kencing batu. Akhirnya keadaannya kembali normal dan sakitnya pun hilang.

Anak-anaknya langsung berterima kasih banyak kepada sang dokter dan terus memujinya.

Kemudian mereka menoleh kepada sang bapak untuk menenteramkan hati. Tetiba mereka melihat sang bapak sudah tenggelam dalam tangisannya. Mereka mencoba menenangkannya dan menanyakan penyebab tangisannya; ‘masalahnya sudah selesai, Pak, kenapa bapak menangis??’.

Bapak itu sedikit tenang kemudian menjelaskan sebab tangisannya dengan beberapa kalimat:

“Sekali saja dokter menolongku, tetapi kita sudah merasakan kebaikan dan keutamaannya, kemudian kita memenuhinya dengan kalimat syukur. Sedangkan sudah 80 tahun lamanya Allah (yang maha mulia) meliputiku dengan nikmat, karunia, dan perlindungan-Nya, tanpa perlu operasi apapun, tetapi kita tidak merasakan karunia-Nya dan tidak memenuhi kewajiban untuk mensyukuri-Nya!”.

KISAH RASA LAPAR NABI MUHAMMAD SAW DAN MU'JIZAT MENYAMBUNGKAN TANGAN YANG BERAKHIR BAHAGIA




      Diriwayatkan oleh sahabat Anas bin Malik ra;

Suatu hari Nabi Muhammad SAW masuk ke rumah puterinya sayyidah Fatimah ra, sayidah Fatimah mengeluhkan rasa laparnya kepada Nabi, ia berkata :
 "wahai ayah, sudah tiga hari kami tidak memakan sesuatupun".

 Nabi menyibakkan baju beliau pada bagian perutnya, dan terlihat ada batu yang terikat dibagian perutnya (untuk menahan rasa lapar)

 "wahai Fathimah, jika kalian tiga hari belum menemukan makanan, maka ayahmu ini sudah empat hari.

 (mendengar Sayyidah fatimah mengatakan sudah tiga hari tidak makan) maka Nabi SAW keluar rumah, namun rupanya yang sangat terbayang adalah kedua cucu beliau, hasan dan husain.
Nabi berjalan hingga sampai dipinggiran kota, dan ia menemukan seorang arobiy  (arab badui/pinggiran) yang akan menyirami dari sumur tersebut dengan menimba.

Nabi berdiri dan arobiy tidak mengetahui bahwa beliau adalah Nabi Muhammad SAW.

 Nabi : "wahai arobiy, apakah engkau butuh orang yang bisa engkau pekerjakan?".

"YA" jawab arobiy.

Nabi : "apa yang harus aku lakukan?".

Arobiy : "menyirami dari sumur ini".
kemudian arobiy memberikan timbaan tersebut pada Nabi, dan Nabi mendapat upah 3 buah kurma dari satu timbaan itu dan kemudian Nabi memakannya.

Kemudian Nabi melanjutkan timbaannya hingga mendapat 8 timbaan, dan ketika akan menggangkat timbaan ke 9 ternyata tali timbaannya putus sehingga timbaannya jatuh ke dalam sumur, dan Nabi pun merasa bingung, Datanglah si arobiy dengan keadaan marah dan ia menampar wajah mulia Nabi SAW dan memberikan upah 24 biji kurma Nabi menerimanya kemudian Nabi merogohkan tangannya kedalam sumur (yang dalam) dan mengambil timbaan yang tadi putus, dan setelah dapat kemudian timbaan itu dilemparkan pada arobiy dan Nabi meninggalkan si arobiy.

 Sejenak si arobiy tertegun dan berkata
"Ini adalah seorang Nabi yang haq".

Kemudian ia mengambil golok dan memotong tangan kanannya, tangan yang dipakai untuk menampar wajah Nabi SAW hingga ia pingsan, dan ia siuman ketika ada orang yang memercikan air kewajahnya.

 Orang itu bertanya pada si arobiy : "apa yang terjadi padamu?

 Arobiy : "tadi aku menampar wajah seseorang, dan aku sangat menyangka bahwa orang itu adalah Nabi Muhammad, aku takut terkena adzab, lalu aku memotong tanganku yang digunakan untuk menamparnya".

Lalu arobiy membawa tangan kanannya yang terputus dengan tangan kirinya, dan ia menuju masjid dan berkata :
 "wahai para sahabat Muhammad, dimanakah Muhammad berada?".

 Dalam masjid ada sahabat Abu Bakar, Umar dan Utsman yang sedang duduk,dan mereka bertanya kepada arobiy:
 "ada gerangan apakah engkau menanyakan Nabi Muhammad?".

 Arobiy ; "aku mempunyai keperluan kepada-nya".

Kemudian sahabat Salman menuntun tangan arobiy dan menuju rumah Fatimah ra.

Ketika itu Nabi Muhammad SAW sedang memangku kedua cucu beliau dirumah Fatimah, Hasan duduk diatas pangkuan paha Nabi sebelah kanan dan Husain diatas pangkuan paha sebelah kiri, dan beliau menyuapi keduanya dengan kurma hasil kerja beliau.

 Diluar rumah arobiy memanggil
 "wahai Muhammad".

 Nabi meminta pada Fatimah ra untuk melihat siapa yang memanggil beliau diluar, ketika Fatimah ra membuka pintu, ia melihat seorang arobiy yang sedang menenteng tangan kanannya dengan tangan kirinya dan terlihat darah masih terus menetes.

 Kemudian Fatimah ra kembali dan mengabarkannya kepada Nabi SAW. Lalu Nabi berdiri dan menemui arobiy, dan arobiy berkata :
"wahai Muhammad...maafkanlah aku, sungguh aku (tadi) tidak mengetahui bahwa engkau adalah Nabi".

 Nabi :"mengapa engkau sampai memotong tanganmu?".

Arobiy : "aku tak akan membiarkan tanganku yang telah menampar wajahmu".

Nabi: "masuklah ke dalam islam, engkau selamat".

Arobiy : "wahai Muhammad, jika engkau seorang Nabi, obatilah/mashlahatkan tanganku".

Kemudian Nabi mengambil tangan kanan arobiy yang terputus dan menempelkannya ke tempat asalnya kemudian Nabi mengusapnya, maka tangan itupun tersambung kembali, layaknya sediakala dengan izin Allah, Maka aroby pun masuk islam.




📚 Sumber ::
Dinukil dari kitab AN-NAWADIR IMAM QOLYUBI : 46-47


Ilmu yang Manfaatnya Sering dianggap Sepele

 Amirul Mukminin al-Imam Ali bin Abi Tholib berkata:

العلم خير من المال، العلم يحرسك وانت تحرس المال، العلم يزكو على الإنفاق والمال تُنقصه النفقة، العلم حاكم والمال محكوم عليه.

*"Ilmu itu lebih baik daripada harta,* ilmu menjagamu sedangkan engkau menjaga harta, *ilmu akan bertambah dengan diinfaqkan (disebarkan)* sedangkan harta berkurang dengan diinfaqkan (dibelanjakan), ilmu menghukumi sedangkan harta sesuatu yang dihukumi"
<al-Manhaj as-Sawij: 89> keterangan senada di <al-Nashaih al Diniyah: 100>

 Fath al Mushili berkata:

اليس المريض إذا منع الطعام والشراب والدواء يموت؟ قالوا: بلى، قال: كذلك القلب إذا مُنع الحكمةَ والعلم ثلاثة أيام يموت.

"Bukankah orang yang sakit jika tidak diberi makan, minum dan tidak diberi obat dia akan mati?", mereka menjawab: Ya", lalu beliau meneruskan: *"Begitu pula hati, jika dicegah dari hikmah dan ilmu selama tiga hari, ia pun akan mati"*.
<al-Manhaj as Sawiy: 91> <al-Ihya': 1/14 >.

 Ilmu adalah nutrisi hati. Oleh karena itu, bila usai dari majlis ilmu, *Habib Idrus bin Umar Al Habsyi* membaca doa:

الحمدلله الذى أطعمني هذا ورزقنيه من غير حول مني ولاقوة.
(Alhamdu lillâhi-lladzî ath'amanî hâdza wa rozaqonîhi min ghoiri haulin minnî wa lâ quwwatin)

Sebagaimana membaca doa ini setelah makan makanan jasmani. atau yang semakna dengan pembahasan ini.

Imam Syafi'i berkata:

من لايحب العلم لا خير فيه، فلا تكن بينك وبينه معرفة ولا صداقة، فإن العلم حياة القلوب ومصباح البصائر.

 *"Orang yang tidak suka dengan ilmu tidak mempunyai kebaikan, maka jangan sampai ada perkenalan dan persahabatan di antara kamu dan dia, karena ilmu itu kehidupan hati dan lentera mata hati".* <alManhaj as-Sawi: 91> keterangan senada di <Nur al-Abshar: 237>

Sabtu, 26 Januari 2019

Mukjizat Nabi Muhammad: Bisa menyembuhkan Penyakit dengan Cara Beliau

Suatu ketika Rasulullah Saw diminta sahabat untuk mengobati penyakit yang diderita. Kemudian Beliau Saw Menjilat telunjuk Tangannya lalu Menekannya ke Tanah dan mengusap-usapkan Telunjuk Beliau ke bagian Tubuh sahabat yang sakit, dengan membaca Doa:

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﺮﺑﺔ ﺃﺭﺿﻨﺎ ﺑﺮﻳﻘﺔ ﺑﻌﻀﻨﺎ ﻟﻴﺸﻔﻰ ﺑﻪ ﺳﻘﻴﻤﻨﺎ ﺑﺈﺫﻥ ﺭﺑّﻨﺎ

"Dengan menyebut Asma Allah, Tanah Bumi kami, dengan Air Ludah sebagian kami, agar disembuhkan dengannya orang sakit kami, dengan Izin Tuhan kami".

(HR Bukhari Muslim, Shahih Muslim: Imam Muslim an-Naysaburi)

____

Hisyam Nadzir, mantan Menteri perminyakan Opec Arab Saudi, seorang Wahabi yang sama sekali tidak mempercayai adanya Karomah dan tidak pernah mau Bertawassul karena menurutnya itu dapat mengantarkan kepada Kemusyrikan.

Suatu ketika, anaknya menderita sakit Kepala yang luar biasa aneh, karena di otaknya terdapat seekor Ulat yang hidup. Kemudian sang anak dibawanya berobat kemana-mana, sampai akhirnya dibawa ke sebuah rumah sakit di Amerika Serikat. Kata dokter, kondisi anak sang menteri sungguh memprihatinkan.

Harus dilakukan operasi bedah otak. Kalau tidak segera dilakukan akan meninggal dunia. Dan kalau dilakukan, operasi bedah otak bisa melahirkan dua kemungkinan:
1. Kalau gagal akan mati, dan inilah kemungkinan terbesar.
2. Kalau sukses, meskipun hidup sang anak akan cacat.

Dalam situasi dan pilihan yang begitu sulit, sebelum memutuskan agar anaknya segera dioperasi, Hisyam Nadzir ingin menenangkan diri dan pulang ke Madinah kota Nabi Muhammad Saw.

Seorang yang dulunya tak percaya Karomah dan tak mau bertawassul itu, tiba-tiba berkeinginan untuk mengambil Debu dari Makam Rasulullah Saw, untuk dibawa ke Amerika Serikat.

Dan pergilah ia menemui penjaga Makam Rasulullah Saw guna meminta izin agar diperbolehkan mengambil Debu dari Makam Kekasih Allah Swt ini.

Sesampainya di Amerika, Debu Tanah yang diambil dari Makam Rasulullah Saw itu kemudian diusapkan di Kepala anaknya yang di vonis dokter harus operasi bedah Otak.

Dan disinilah keajaiban itu terjadi...Ketika Hisyam Nadzir memutuskan agar anaknya dioperasi, dan ketika dirontgen, seekor Ulat yang sebelumnya hidup di Otak anaknya itu entah kenapa tiba-tiba hilang.

Semua dokter pun kaget, pada akhirnya anaknya tidak jadi di operasi bedah Otak, dan lambat laun sembuh total dari penyakit yang selama ini dideritanya.

Setelah kejadian itu, Hisyam Nadzir seorang Menteri Wahabi yang tidak mempercayai adanya Karomah dan tidak pernah mau untuk Bertawassul itu akhirnya melepaskan Faham Wahabinya, kemudian memilih untuk masuk Tarekat dan berkumpul bersama para Sufi meniti jalan agar bisa bertemu dengan Ilahi Rabbi...

📚 Sumber ::
Mafahim Yajib an Tushohhah _ Sayyid Muhammad bin Sayyid Alwi al-Maliki

Wahai istri, Bersikaplah baik, Engkau tidak Akan Menyesal : Kisah Suami Terpengaruh Istri

Hasan al-Bashri berkata:

“Aku datang kepada seorang pedagang kain di Mekkah untuk membeli baju, lalu si pedagang mulai memuji-muji dagangannya dan bersumpah, lalu akupun meninggalkannya dan aku katakan tidaklah layak beli dari orang semacam itu, lalu akupun beli dari pedagang lain.”

2 tahun setelah itu aku berhaji dan aku bertemu lagi dengan orang itu, tapi aku tidak lagi mendengarnya memuji-muji dagangannya dan bersumpah,

Lalu aku tanya kepadanya:

“Bukankah engkau orang yang dulu pernah berjumpa denganku beberapa tahun lalu?”

Ia menjawab : “Iya benar”

Aku bertanya lagi:

“Apa yang membuatmu berubah seperti sekarang? Aku tidak lagi melihatmu memuji-muji dagangan dan bersumpah!”

Ia pun bercerita:

“Dulu aku punya istri yang jika aku datang kepadanya dengan sedikit rizki, ia meremehkannya dan jika aku datang dengan rizki yang banyak ia menganggapnya sedikit.

Lalu Allah mewafatkan istriku tersebut, dan akupun menikah lagi dengan seorang wanita.

Jika aku hendak pergi ke pasar, ia memegang bajuku lalu berkata:

‘Wahai suamiku, bertaqwalah kepada Allah, jangan engkau beri makan aku kecuali dengan yang thayyib (halal). Jika engkau datang dengan sedikit rezeki, aku akan menganggapnya banyak, dan jika kau tidak dapat apa-apa aku akan membantumu memintal (kain)’.”


📚 Sumber ::
Kitab al-Mujaalasah wa Jawaahirul ‘Ilm (5/252) karya Abu Bakr Ahmad Bin Marwan bin Muhammad