Minggu, 27 Januari 2019

Ilmu yang Manfaatnya Sering dianggap Sepele

 Amirul Mukminin al-Imam Ali bin Abi Tholib berkata:

العلم خير من المال، العلم يحرسك وانت تحرس المال، العلم يزكو على الإنفاق والمال تُنقصه النفقة، العلم حاكم والمال محكوم عليه.

*"Ilmu itu lebih baik daripada harta,* ilmu menjagamu sedangkan engkau menjaga harta, *ilmu akan bertambah dengan diinfaqkan (disebarkan)* sedangkan harta berkurang dengan diinfaqkan (dibelanjakan), ilmu menghukumi sedangkan harta sesuatu yang dihukumi"
<al-Manhaj as-Sawij: 89> keterangan senada di <al-Nashaih al Diniyah: 100>

 Fath al Mushili berkata:

اليس المريض إذا منع الطعام والشراب والدواء يموت؟ قالوا: بلى، قال: كذلك القلب إذا مُنع الحكمةَ والعلم ثلاثة أيام يموت.

"Bukankah orang yang sakit jika tidak diberi makan, minum dan tidak diberi obat dia akan mati?", mereka menjawab: Ya", lalu beliau meneruskan: *"Begitu pula hati, jika dicegah dari hikmah dan ilmu selama tiga hari, ia pun akan mati"*.
<al-Manhaj as Sawiy: 91> <al-Ihya': 1/14 >.

 Ilmu adalah nutrisi hati. Oleh karena itu, bila usai dari majlis ilmu, *Habib Idrus bin Umar Al Habsyi* membaca doa:

الحمدلله الذى أطعمني هذا ورزقنيه من غير حول مني ولاقوة.
(Alhamdu lillâhi-lladzî ath'amanî hâdza wa rozaqonîhi min ghoiri haulin minnî wa lâ quwwatin)

Sebagaimana membaca doa ini setelah makan makanan jasmani. atau yang semakna dengan pembahasan ini.

Imam Syafi'i berkata:

من لايحب العلم لا خير فيه، فلا تكن بينك وبينه معرفة ولا صداقة، فإن العلم حياة القلوب ومصباح البصائر.

 *"Orang yang tidak suka dengan ilmu tidak mempunyai kebaikan, maka jangan sampai ada perkenalan dan persahabatan di antara kamu dan dia, karena ilmu itu kehidupan hati dan lentera mata hati".* <alManhaj as-Sawi: 91> keterangan senada di <Nur al-Abshar: 237>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar