Kamis, 16 Maret 2017

Perang Asia Pasifik Raya

Buku yang saya baca ini mengisahkan tentang perang yang terjadi pada masa Perang Dunia II. Perang ini yang memiliki peran besar yaitu Jepang (Invasinya kemana-mana bung hehe..). Jepang mulai menginvasi negara-negara Asean, kemudian berangkat ke Amerika dan memborbardir Pearl Harbor. Mereka (tentara Jepang) lebih memilih mati daripada gagal misi. Bagi mereka mati dalam perang merupakan suatu kehormatan. Jadinya yah... pada semangat semua atuh. Apalagi tentara jepang itu dapat perlakuan khusus, akses khusus untuk melakukan banyak hal. Banyak hal itu termasuk, hotel, tempat, makan, tempat hiburan, dan memperoleh geisha? gitu deh pokoknya yang aku baca. 

Cerita dari pearl harbor sudah, sekarang mulai masuk ke invasinya. Jepang memasuki Vietnam, Filiphina dan termasuk negara kita tercinta ini yaitu Indonesia. Polanya sama yaitu menyebarkan politik asimilasi dulu ke negara invasinya. Politik asimilasi yaitu seperti mengarahkan agar negara invasinya itu mencintai Jepang dan budayanya. Dengan mengadakan pasar yang bertema Jepang itu yang di Jepang termasuk tradisinya, dan memutar film propaganda tentang Jepang dan kebaikannya. 

Jepang mendengungkan kepada masyarakat Asia bahwa Asia untuk Asia. Dengan kata lain Jepang meminta bantuan kepada warga Asia agar dapat memuluskan rencana Jepang untuk "menguasai" lahan baru. Kalau tidak dibantu, paling tidak ya tidak melawan. Memang polanya tidak langsung bertindak diktator, harus ini harus itu untuk semua wilayah, tidak tau untuk suatu wilayah lain kalau memang diterapkan sistem diktator. Polanya dengan pelan-pelan seperti itulah akhirnya Jepang memperoleh dukungan, dan untuk kedepannya Jepang mulai menjalankan rencananya. Sekarang juga masih kalo menurutku, dengan banyaknya yang suka anime, manga, cosplay, dan lain yang berhubungan dengan Jepang. Tapi menurutku itu hiburan yang bagus, biasanya seperti anime atau manga ada pesan yang bagus yang berhubungan dengan kehidupan yang ingin disampaikan penulisnya. Sayangnya dari dulu sampai saat ini cerita dari anime yang dibuat live action tidak seramai live actionnya DC atau Marvel. 

Balik lagi ni, Pada saat itu (masa Perang Dunia II) Jepang juga mengalami krisis hlo. Mereka bingung bagaimana untuk memenuhi kebutuhan makan bagi semua warganya. Ya tidak ada cara lain bagi mereka kecuali menginvasi. Dengan invasi itu lambat laun juga terpenuhi. Tapi perang tetap perang, ga ada kedamaian dalam perang. G ada yang kalah atau yang menang, semuanya menanggung penderitaan. 

Amerika tidak membiarkan Jepang bertindak sesukane soale, Tokyo dibombardir, Pulau Jepang juga ada yang dikuasai. Bagaimana untuk keluar dari situasi ini? lama kelamaan Jepang menyerah tanpa syarat(tanpa minta macam-macam, wes pokoknya nyerah aja) kepada sekutu setelah kota Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom. 

Indonesia negeri kita tercinta ini mendengar kabar itu. Penyusunan rencana agar proklamasi kemerdekaan dilakukan. Ada laksamana dari Jepang yang membantu supaya Indonesia bisa merdeka, nama laksamana itu adalah laksamana Maeda. Bahkan penyusunan teks proklamasinya di rumah Laksamana Maeda agar aman. Teks Proklamasi selesai, pada hari Jum'at Tanggal 17 Agustus tahun 1945 pada pukul 10.00 WIB teks Proklamasi dibacakan, pembacanya tidak lain dan tidak bukan adalah Ir. Soekarno. Ir. Soekarno berjasa sangat besar bagi kemerdekaan Indonesia, beliau dijadikan sebagai Pahlawan Proklamator. Untuk negara yang merdeka dibutuhkan pemimpin yang disebut presiden. Presiden pertama untuk kemerdekaan Indonesia yaitu Ir. Soekarno ndan Moch Hatta dipilih sebagai wakilnya. 

Semenjak merdeka, Jepang yang dulunya pernah menjajah Indonesia dan menimbulkan kerugian diminta untuk bertanggung jawab. Bentuk tanggung jawab yang dilakukan oleh Jepang yang harusnya berbentuk uang tidak bisa dibayar dengan uang. Soale pada masa itu, Jepang tidak hanya membayar kerugiannya pada Indonesia, Jepang membayar juga pada negara lain. Bentuk pembayaran yang dilakukan oleh Jepang yaitu pada proyek pembangunan. Tapi proyeknya itu ya dari Jepang, orang-orangnya dari Jepang juga. Gitu aja terus kalo dilakukan juga "rawan". Rawan yang dimaksud bisa juga dimanipulasi. Kalo misal dari Jepang itu proyeknya kan berarti perusahaan dari Jepang juga berlomba untuk mendapatkan proyek itu. Oh iya setauku juga dari Indonesia sendiri juga ikut menentukan perusahaan siapa yang cocok untuk melakukan pembangunannya di Indonesia. Jadi kadang praktek suap kepada pejabat yang berwenang dari perusahaan A, B, C, bisa saja dilakukan agar rencanannya bisa mulus.

Yah itu sedikit yang kudapat dari apa yang kubaca, emang TS masih belajar juga, dan akan berusaha melakukan pembelajaran terus. Makasih :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar